Kalian pernah berada didalam suasana konser, acara musik atau pertunjukan kebudayaan lainnya? Pengisi acara yang total menunjukan bakatnya, gemerlap permainan tata lampu hingga sorak sorai penonton penuh semangat. Tapi, apa kalian sadar akan segerombolan orang yang berada di dekat panggung? Menggunakan kamera untuk mendokumentasikan suasana disana. Ya, mereka adalah para stage photographer. Biasa menyalurkan passion fotografi mereka kepada keriuhan setiap pertunjukan kebudayaan. Kita pun berhasil mewawancarai I. Gede Adhiputra .S founder dari salah satu komunitas stage photography Indonesia bernama Stage ID. Simak interview lengkapnya dibawah ini.

+ Sekarang Stage ID sudah merangkul sampai dimana saja?

– Sementara ini yang ada di Makassar, Bali, Purwokerto, Bandung, Solo, Jogja, Kalimantan, Bandung dan Jakarta.

+ Sebenernya apa tujuan Gede mendirikan komunitas Stage ID?

– Tujuannya biar terkenal! *tertawa*. Bercanda… Yang bener sih ingin membuat sebuah komunitas yang aktif mendokumentasikan, serta merekam jejak serta archieving apapun bentuk seni pertunjukan di Indonesia terutama lokal konten baik musik maupun budaya.

+ Apa selama menjalankan komunitas ini memiliki tantangan-tantangan hingga solid seperti sekarang?

– Tantangan banyak, tentu saja memberikan edukasi bahwa kita bukan media walaupun siapapun bisa menjadi anggotanya selama menghargai karya teman dan sendiri, serta mempunyai passion yang sama, mengedukasi teman-teman untuk memulai sebuah pendokumentasian seni pertunjukan lokal, menjadikan fotografi seni pertunjukan lebih dikenal dan dihargai terutama masalah copyright dan fee *tertawa*, keinginan tur sharing dengan semua teman-teman daerah yang belum tercapai.

+ Jadi, bagaimana apresiasi khalayak diluar sana tentang hasil jepretan kalian sampai sekarang?

– Apresiasi sudah mulai membaik beberapa teman-teman sudah ada yang dihargai karyanya, walaupun masih amat amat jauh dari sebuah ekspetasi kita, musisi masih mengganggap foto tidak penting buat mereka jadi butuh waktu memang edukasinya, orang banyak masih mengganggap yah hanya untuk dinikmati. Butuh suatu hal yang membuat mata rantai fotografer, musisi, pembeli atau fans serta publikasi untuk membuat ini menjadi benar-benar berarti.

+ Project apa yang sedang dijalankan Gede dan Stage ID dalam waktu dekat ini?

– Saat ini Stage ID sedang menyiapkan pameran kembali targetnya tahun depan sih, kemudian saya sendiri sedang keliling-keliling Jawa mendokumentasikan javanese black metal untuk saya jadikan sebuah buku dan dipamerkan dengan tema To The Immortal.

+ Menurut Gede, apa arti kata “inspiration”?

– Inspirasi menurut saya seperti lagu band Parau berjudul “Sedetik Nafas Peluru”. Jadi inspirasi bisa datang tiba-tiba atau lambat dan bisa amat sangat mengena dan mematikan selama kita mengeksplorasikan dengan maksimal tanpa takut sebuah batasan apapun.

+ Tips untuk orang orang yang masih malu berkreasi dengan kameranya dan beraksi di setiap perhelatan konser, acara musik atau pertunjukan kebudayaan lainnya?

Making photos not taking photos. Alat bukan segalanya, insting, inspirasi serta mata kitalah yang utama alat hanya untuk pembantu saja.

QUIZ: Ikuti kuis mingguan kita. Untuk informasi ikuti kita di Twitter klik ke >> @greensandsid

IMG_9272 copy

 

 

Comments

comments

Click Here to Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>